RSS

Monthly Archives: December 2012

Waiting is Suck..

Perjalanan Sumedang-Bandung, seorang sahabat mengingatkan, “A, will be very great if you can manage your time better, when you promised something-make sure you prepare for the time to go the real time you promised, waiting is suck.”

“Ouch.. With my whole activities, should I let it go one of them?” “No, you just have to manage them all. The key is, don’t let someone’s waiting. They are all important, I know, but, I thought you can leave for a while, as long as everything’s handled, better for you to check the other on time”

Pagi ini, pelatihan guru” Mentari bareng Kepala TK Al Irhaam, jauh” dr Bandung.. Siangnya ‘janjian’ sama anak” tingkat 1 tuk ngbrol bareng sekalian poto” bareng. Ditambah ‘janjian’ ketemu anak” tingkat 2 update perkembangan field trip. Ditambah ‘janjian’ ketemu kang Denny ngobrolin proyek penulisan buku. Ditambah bantu nyari dompet mahasiswa yg ilang – yg ternyata dompet sendiri ikut”an ilang, untungnya ketemu sama Security kampus. Ditambah harus ngirim data tim penulis buku. Ditambah harus download Glee episode terbaru (Pentiiinnggg :p). Semua agenda hari ini beriringan hingga waktu jeda pun hampir tak ada, yg ada justru saling menindih..

Merasa sangat produktif di hari sabtu ini. Alhamdulillahnya dapat mengakhirinya dengan meluapkan cerita kepada sang Bunda di waktu hampir tengah malam ini. She’s a good listener, as always. In the end, bisa ketawa” bareng sama ade nonton Running Man :).

Many things happened, but I learn something’s valuable – First thing first, but the most important thing is, don’t let someone’s waiting – it suck..

Thanks a lot Ke for a full week in Sumedang: Sharing Moments at Campus with 2nd & 1st grade, the #AClassWithoutASpokenWord is our masterpiece, no doubt; Mentari’s Company Profile; and of course, my Wedding’s stuffs 😉 Be ready for the next amazing race with the schedules of mine 😉

Special note for Rakean Mohammad Asad, the next Anestesi Projects, will be burnt 😉

December, 8 2012, 11:05pm

Posted from WordPress for BlackBerry.

 
Leave a comment

Posted by on December 8, 2012 in Flame of People, Flame of Thought

 

Let it Be…

When I find myself in times of trouble, my mother comes to me
Speaking words of wisdom, let it be
And in my hour of darkness she is standing right in front of me
Speaking words of wisdom, let it be
Let it be, let it be, let it be, let it be
Whisper words of wisdom, let it be

Haha.. tertawa miris.. malam yang mellow.. Jadi inget ketika Moffatts say, “one minute you’re happy the other you’re sad”.. Baru aja kemaren berbahagia sangat setelah #AClassWithoutASpokenWord, tapi yaaa Allah menciptakan rasa sedih untuk kita pada akhirnya lebih menghargai rasa bahagia.

And when the broken hearted people living in the world agree
There will be an answer, let it be
For though they may be parted, there is still a chance that they will see
There will be an answer, let it be
Let it be, let it be, let it be, let it be
There will be an answer, let it be

Hebatnya, ketika api ini kembali meredup, jam 10.05pm sang bunda menelepon, “pulang engga? lagi ngapain? ibu lagi bikin laporan monev ini, nampaknya begadang..” “ibu, opik mau cerita, dapet tawaran ngajarin guru” SD di RSBI Sumedang, guru”nya nampak tertarik tuk ngejadiin Opik gabung di tim kurikulum juga, jadi konsultannya lah.. Nampaknya asik bu, latihan buat pengembangan Mentari nanti. Terus Opik juga pagi ini dapet tawaran jadi tim penulis Buku Teks yang hak terbitnya dari Dinas Pendidikan langsung. Minta doanya ya bu” “Pastinya, makanya cepet pulang, kita harus belanja banyak buat persiapan entar” “siap bu, besok Opik pulang..”

And when the night is cloudy there is still a light that shines on me
Shine until tomorrow, let it be
I wake up to the sound of music, my mother comes to me
Speaking words of wisdom, let it be
Let it be, let it be, let it be, yeah, let it be

Senyum simpul setelah telepon ditutup. Yup, kebahagiaan tetap tercipta bagi insan yang mau tetap mentafakuri nikmat yang diberikan. Sangat banyak hal yang dapat disyukuri. Karena Allah Maha Tau, Maha Melihat, Maha Mendengar.. Allah bersama prasangka hambaNya. Think positively, then everything’s will be right 🙂

There will be an answer, let it be
Let it be, let it be, let it be, yeah, let it be
Whisper words of wisdom, let it be…

December, 7 12 2012, 10:58pm

 
Leave a comment

Posted by on December 7, 2012 in Flame of Thought

 

#AClassWithoutASpokenWord

IMG-20121206-01105Hari ini,hari yang puadet banget sampe” missed one agenda. However, the main agenda was amazing. Masuk kelas, ga ngomong apa”, eh – netbook-nya malah jatoh 😦 *saking semangatnya.. Langsung nulis salam di white board.. Ngasih tau, today is a class without a spoken word. Hebatnya, sekelas langsung diem. Oh man, really love it. Even I didn’t use my glasses, tapi I can feel the whole class looked at the words that I typed :D.

Pake 2 netbook, 2 infocus.Satu nayangin video + bahan, satu fokus ke penyampaian. Fortunately, ada Kean yang bantu” nyiapin semua, thanks a lot Ke.;)

Dimulai dengan nonton film pendek ‘Signs’, kisah cinta antara dua kantor yang terpisah jarak sehingga berkomunikasi lewat ‘kata’. Ketika meminta mahasiswa untuk menuliskan pendapatnya, wow.. everyone wrote it down! Beda kalo ditanya, “siapa yang mau kasih komen?” Diem semua biasanya :’)

Dilanjut ngasih liat beberapa sign language, mulai dari greeting, asking, dan beberapa general vocabularies, asik aja bisa mengajar di kelas yang benar” hening tanpa suara terucap :’D.

Lanjut ke video Imagine dari Glee yang ngasih liat bahwa para tuna rungu pun dapat bernyanyi dengan bahasa mereka, we should respect them ;). Lagi”, komen yang dituliskan amazing banget ;).

Ketika saya minta work in pairs, lalu try to communicate with written language, layaknya sms-an,tapi langsung sambil saling menatap, hoho.. so sweet..

Sempet nyetel ‘Happy Tree Friends’ sebagai salah satu film bisu kartun brutal. Film pendek yang cukup terkenal. Dan pada akhirnya cukup tau, jangan dipraktekan ;).

Last activity, sambil dengerin You Belong With Me-nya Taylor Swift, mahasiswa membuat notes, whisper of heart. Kata-kata yang tak sersampaikan melalui suara, at least bisa tersampaikan oleh orang lain dan pada akhirnya terbaca.

In the end, akhirnya kelas bisa ditutup dengan teriakan bersama, AAAAAAAAAAAAGGGGGGHHHHH… Sesuatu akan jauh lebih bermakna ketika hal tersebut ‘hilang’, termasuk suara kita. So, use it wisely ;).

Anak” pulang, baca tulisan” mereka..Walau ada sebagian yang confused, tapi cukup menikmati pembelajaran hari ini. “Mr. Bawel-nya ilang, diganti sama Mr. Silent, hoho”, “I’m single but terakreditasi A”,”Tiap hari keujanan :(”, “Really want to learn and understand about English more and more.”, “Last night I had a fight with my boyfriend”, dan catatan” lainnya yang silahkan cek sendiri di Ruang 25 STBA.

Overall, really love it 😉

oh, ini beberapa potongan kata” yang terketik menggantikan suara yang keluar from our mouth 😉 Read the rest of this entry »

 
6 Comments

Posted by on December 6, 2012 in Flame of Campus

 

Tags: ,

A Class Without A Word

greetingInspirasi itu dapat datang kapan saja, dari siapa saja. Termasuk hari ini. Ditengah” ‘kehebohan’ field trip, seorang sahabat memberikan ide pengajaran untuk besok – A Class Without A Word. Yup, mata kuliah Reading Comprehension besok, kita akan getting closer dengan bahasa yang dapat tetap tersampaikan – dapat dibaca, tanpa suara.

Baru saja Kang Denny cerita tentang salah seorang Profesor di UNINDRA, kampus S2 saya kelak, bahwa bahasa adalah ‘sound pattern’, dan fungsi bahasa adalah alat komunikasi. Dalam reading, bukan sebuah tuntutan untuk dapat berbicara lantang. Tapi, bagaimana kita dapat membaca, memahami bahasa.

Sehingga semangat ini kembali terkobarkan. Sebagai introspeksi juga ketika seorang mahasiswa mengkomen “MR BAWEL” di FB saya malam ini. Nampaknya saya pub butuh mengistirahatkan suara saya besok. Tapi maaf, saya akan tetap bawel – dengan kata ;). Ga sabar menunggu esok untuk segera berbagi beberapa film” bisu yang fantastis, beberapa proses pengenalan bahasa tanpa suara, yang baru dibayangkan saja begitu sangat membahagiakan.

A Class Without A Word. Kita bikin kesepakatan, kita ciptakan kelas tanpa suara. Gunakan sign language, gunakan tulisan untuk berkomunikasi.Kita siapkan juga ‘Jar of Words’ *saingan sama Christina Perri yang punya ‘Jar of Heart’. Di sini, yang ngomong, siap” masukin uang 1.000. Kedepannya pun Jar of Words ini bisa dipakai kalau ada yang ngomong pake bahasa Indonesia di English Time kita, kena denda juga 🙂 Tenang, bukan buat saya, tapi buat kas kelas *INGAT RENCANA KITA KE SINGAPORE!!! 😀 Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on December 6, 2012 in Flame of Campus

 

Tags: ,

Have A Little Faith in Me…

One of Mandy Moore’s song. Kasetnya saya beli di Tarra Mega Store lantai 3 BSM, yang sekarang udah ga ada.

Have a little faith in me..

Hari ini, saya bertemu dengan banyak keraguan, banyak rasa takut, banyak rasa kecewa. Wajar. Semua orang diberkahi rasa” itu untuk pada akhirnya dapat menyukuri kebahagiaan yang tercipta setelahnya.

Have a little faith in me..

Saya ingat Rika, sang sekretaris AECS berbicara ketika rapat, “ingat, ada pelangi setelah hujan”. Sayangnya, ketika pelangi itu hanya samar terlihat, hanya beberapa orang yang dapat menikmatinya.

Tanya kepada para pendaki gunung, ngapain susah” manjat tebing? Tinggal naik helicopter, beres langsung nyampe puncak!
Proses bung! Hasil akhir yang diperoleh akan jauh lebih terasa nikmat ketika usaha optimal sudah kita lakukan sebaik mungkin.
Have a little faith in me..

Sore ini saya memperoleh pesan dari seorang sahabat, Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on December 5, 2012 in Uncategorized

 

Contoh Jurnal Pendidikan: English and Children are NOT Nightmares

This is the example of the Journal that I’ve made for Konfrensi Internasional Pendidikan Dasar 2009. Hanya sebuah contoh saja, silahkan jika akan dijadikan sebagai referensi untuk tugas kita ;).

English and Children are NOT Nightmares[1]

Asep Gunawan, S. Pd.[2]

 Abstract

The research was aimed to find out the participants’ perspective about the basic requirements of English teacher in Elementary level. By finding these requirements, it is expected that there will be more people who want to be an English Teachers since it is needed, not only in a high quantity, but also in a high quality. This research was qualitative in nature. The data were gained from three groups of participants, which are four English teachers, three Headmasters, and twenty English Education Department’s students using observation, interview, and questionnaire. Then, the data was analyzed using Triangulation method. The findings showed that the participants highlighted seven requirements of English teachers, which are (1) understand about the management of learning, (2) understand about young learners’ characteristics, (3) having good personal characteristics, (4) having willingness to teach English, (5) having an educational background, (6) having a supporting system from school, and (7) having a supporting system from the government.

Keywords: English Teacher, Basic Requirements, Elementary School

  Read the rest of this entry »

 
3 Comments

Posted by on December 3, 2012 in Flame of Campus

 

Tags: