RSS

Breaking Dawn Part II: One Step Closer…

16 Nov

Tentunya part I tahun kemarin menyisakan penasaran sangat sampe ubun” tentang kelanjutan cerita Bella-Edward-Jacob-Renesmee. Walopun udah baca versi novel-nya (bangga bisa dapet novel-nya 3 hari sebelum tanggal release), tapi tetep pengen bisa liat versi live-nya. Banyak spekulasi berkecamuk di kepala, daaaannnn.. Perjalanan 1.5 jam demi menuju bioskop pun terbayarkan :’).

Cerita diawali dengan ‘kehidupan baru’ Bella sebagai Vampire. Kekuatan hebatnya dalam mengendalikan nafsu ‘berburu’nya aga kurang tereksplorasi, tapi minimal terwakili🙂. Penggambaran Renesmee waktu kecil, seriusan, lucu bangeeeetttt!!! Curiga itu anak kecil udah dipakein soft-lens sampe mata-nya bisa bening nan indah gitu. Sayang, penggambaran apa yang ‘ingin disampaikan’ Renesmee sama orang” yang ada di sekitarnya ga terlalu jelas, Cuma pas ke Bella aja dikasih liat, padahal bisa jadi penggambarannya keren banget.

Setelah kelahiran Renesmee, Bella yang sekarang jadi  Vampire, mengetahui bahwa ia ternyata menikmati kehidupan dan kemampuan barunya bersama Edward, Jacob, dan keluarga Cullen lainnya.
Namun, Irina, anggota keluarga vampir Denali, salah mengidentifikasi Renesmee dengan menganggapnya sebagai anak imortal, bayi manusia yang telah digigit dan berubah menjadi vampir. Hal ini dianggap tabu dalam dunia Vampir karena pengalaman – Vampire anak” sulit untuk dikendalikan. Irina melaporkan keluarga Cullen pada Volturi di Italia, sekaligus membalaskan dendam atas kematian pasangannya, Laurent, yang dibunuh oleh gerombolan werewolf Quileute.

Dalam upaya terakhir untuk bertahan hidup dan juga menyelamatkan Renesmee, keluarga Cullen mulai mengumpulkan klan vampir-vampir asing dan nomaden untuk memberikan kesaksian dan membela mereka dalam melawan Volturi. Klan-klan ini diantaranya keluarga Denali, vampir dari Amazon, Mesir, Irlandia, dan jugga vampir-vampir nomaden Eropa dan Amerika lainnya. Akhirnya mereka bersama” awalnya berusaha untuk menjadi ‘saksi’ bahwa Renesmee tidak berbahaya –

Keluarga” Vampire yang berkumpul pun digambarkan dengan unik, dengan ‘special gift’ di beberapa titik. Beberapa joke diselipkan menjadikan film terasa cukup segar. Overall sih di awal” lebih digambarkan bagaimana keluarga” tersebut ‘bersatu’ pada akhirnya, dan bersaksi bahwa Renesmee bukan anak immortal yang ga bisa dikendalikan dan menjadi ancaman untuk kehidupan Vampire.

Sempet dapet kabar, ada bagian yang sengaja ‘dibikin beda’ dari aslinya, namun tak kusangka sebegitu ekstrimnya. Berhubung udah baca versi aslinya, jadi tanpa diminta otak langsung membandingkan dengan versi novel. Biasanya perubahan yang dibikin di film suka bikin jengkel pembaca setia. Rata” alasannya, bikin set-nya sulit di film, alhasil diubah dikit jalan ceritanya. Tapi ini beda!!

*SPOILER* Sempet bengong saking syok-nya untuk beberapa saat ketika Carlisle mati pertama kali sebelum ‘perang’ dimulai. Disusul Jasper. Dilanjut Seth, dan akhirnya Leah yang jatuh juga ke jurang ketika nyelametin Esme. Di kelompok Volturi, Alec-Jane, Marcus, Caius, dan Aro pun mati. Penggambaran pertarungan yang sangat luar biasa *kata saya. Di satu sisi gemes liat beberapa pemeran inti ‘mati’, tapi di satu sisi lain, ada kepuasan tersendiri juga ketika para villain-nya mati. Itu se-studio pada teriak” aja pas Edward udah mau mati, terus pada keprok pas Aro akhirnya bisa dilumpuhkan dengan kerja sama keren dari Edward-Bella.

Dan ternyata.. pada nonton sendiri aja. Pokonya dijamin puas :p Walo ga kaya film” sebelumnya yang ada ‘nyesek time’, di sini lebih banyak actionnya, hoho.. But overall, cool man!

Inget taun lalu maksa” anak” STMIK – beres ngajar, tuk nonton di hari Pertama, tapi gagal. Fortunately sang ketua yayasan ngajakin nonton di Jakarta di hari ke2, setelah beres studi banding ke Kepompong, seenganya ga penasaran sampe ubun” aja harus missed for another day :p. Pertama kali nonton Twilight – midnight premiere di Jakarta bareng Anggi+Ulul, New Moon+Eclipse nonton hari pertama juga di BSM bareng ade” tercinta, walo ijin dari sekolah tuk beli tiket siang”untuk bisa nonton malem :p. Dan sekarang bisa nonton lagi hari pertama bareng guru” Mentari, yipiieee… Ada kenikmatan tersendiri bisa nonton ketika premiere: ga penasaran, justru bikin orang penasaran :p.

Ah, love it so much pokonya. Semua film Twilight saga ditonton 2x di bioskop, dan tentu saja there will be to break another dawn😉. Dan ini, virus ‘one step closer’ masih terngiang” di telinga sampe sekarang :’)

Nov, 16 2012, 10:29pm

 
Leave a comment

Posted by on November 16, 2012 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: