RSS

Dosen Pembimbing Akademik dan Kemahasiswaan

07 Nov

Dari pertama kali terjun ke dunia pendidikan, aga ngiri juga sama keberadaan para wali kelas. Posisi sebagai Wakasek Kurikulum tidak diperkenankan untuk double job dengan wali kelas. Memang, posisi sebagai Wakasek Kurikulum membuat saya memiliki anak asuh yang jauh lebih banyak sebenarnya, karena saya mengurus semua anak” di sekolah. Namun di sisi lain, ada kedekatan yang jauh lebih intens yang diperani oleh para wali kelas yang tidak bias saya over taking.

Kemarin baru saja dapat berita, “Chiyeeee yang jadi DPAK”. Awalnya ga ngeh karena memang tidak ada pemberitahuan sama sekali. *SK-nya ketumpuk sama SK jadwal mengajarnampaknya. Ketika dicek di papan pengumuman, hohoho.. Dosen Pembimbing Akademik dan Kemahaiswaan untuk Mahasiswa Tingkat 1. Ouch, I was really really happy at that time. Not only because I already take the responsibility for Reading Comprehension 1 Class, but also I already get a close intention with several of them, academic ways of course, hehe… Even I don’t know the whole names, yet.. Ooops, my bad.

Karena tentu saja tugas DPAK dan wali kelas mungkin sedikit berbeda, I tried to google it, and here what I found.

Tugas Umum Dosen Penasehat Akademik

  • Menerima dan memberikan penjelasan kepada mahasiswa tentang cara belajar di PT.
  • Mengidentifikasi masalah yang dihadapi mahasiswa tentang kesulitan/kebutuhan dalam menggunakan sarana akademik.
  • Memberikan pengarahan tentang pentingnya studi kelompok diskusi dan melatih diri untuk berfikir secara analitis serta mengadakan pengawasan.
  • Memberikan penjelasan tentang administrasi pendidikan (aturan akademik, pengertian sks, strategi belajar, strategi dalam memperbaiki IP, dan mempercepat kelulusan, pengisian KRS dll.
  • Menerima laporan yang menyangkut kesulitan-kesulitan dalam mengikuti kegiatan akademik.
  • Mendorong mahasiswa senang & gemar berdiskusi, seminar atau penulisan ilmiah.

Tugas Khusus Dosen Penasehat Akademik

  • Menjadwal kegiatan pertemuan berkala dengan mahasiswa yang dibimbingnya.
  • Mengadakan pertemuan berkala dengan mahasiswa yang dibimbingnya sesuai dengan jadwal yang telah dibuat & disepakatimahasiswa yg dibimbingnya.
  • Menerima keluhan & laporan tentang kemajuan belajar mahasiswa, baik saat pertemuan terjadwal maupun di luar acara pertemuan.
  • Memberi pengarahan kpdmahasiswa yang dibimbingnya tentang berbagai keluhan & laporan yang disampaikannya tentang masalah-masalah akademik atau masalah masalah yang dapat menganggu proses belajar mahasiswa.
  • Secara berkala mengadakan pertemuan antar dosen PA, Ketua Program Studi di bawah koordinasi Bidang Kemahasiswaan.
  • Memberikan laporan tertulis pada setiap akhir semester tentang kemajuan belajar mahasiswa yang dibimbingnya atau hal-hal khusus lainnya tentang mahasiswa yang dibimbingnya kepada Ketua Program Studi yg akan meneruskannya kepada Pembantu Wakil Ketua Bidang Akademik.
  • Menerima salinan (KHS) mahasiswa yg dibimbingnya pada setiap akhir semester dan meneliti kembali keberhasilan studi mahasiswa melalui KHS tersebut.
  • Menandatangani KRS, KPRS, kartu pembatalan mata kuliah, surat permohonan cuti akademik, Kartu Kendali, surat permohonan pindah, surat ijin tdk mengikuti kuliah/ praktikum karena sebab yang penting di luar sakit/ musibah, permohonan untuk mengikuti kuliah lintas Prodi, kartu rencana studi untuk mengikuti kuliah dalam SP, dan surat permohonan mengikuti ujian susulan diluar sakit/ musibah, serta surat lainnya yg belum diatur dalam aturan ini.
  • Menerima pemberitahuan dari Prodi/Wakil Bidang Akademik tentang masalah administrasi akademik penting (seperti pelanggaran akademik, tidak daftar ulang, cuti akademik, pindah dan lain sebagainya) untuk mahasiswa yang dibimbingnya.
  • Bila dipandang perlu, Dosen Penasehat Akademik dapat berkonsultasi kepada pimpinan Prodi, dan bahkan dapat menghubungi orang tua dari mahasiswa bimbingannya untuk penyelesaian masalah akademiknya.

Membaca panduan dari beberapa universitas ataupun perguruan tinggi yang lain, sebenarnya ada ketentuan maksimal satu semester itu maksimal membimbing 20 mahasiswa. Sedangkan mahasiswa STBA tingkat 1 sekarang ada 45 orang. Jreeeennggg.. Untungnya ada ketentuan minimal satu semester mengadakan 4x pertemuan, so I can divide them into 4 groups contains of 11-12 students. Our routine meeting can be held every Thursday, after the Reading Class.

Now, I should prepare several forms to support this occasion going well. I am on fire, so lets get it burn😉

November, 7 2012, 10:30am

 
Leave a comment

Posted by on November 7, 2012 in Flame of Campus, Flame of Thought

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: