RSS

Sorry I Can’t be Perfect…

19 Sep

Pagi ini saya ikut baris sama anak” saya di sekolah. Guru” yang lain pun ikut berbaris. Ketika pemeriksaan kuku, dua guru yang ada di depan saya diperbolehkan masuk, giliran saya – sang anak geleng. Saya liat kuku saya – bersih, Cuma aga panjang dikiiiiitttt banget, ga sampe 2 mili.. Akhirnya saya kembali ke ruangan saya, dan berterima kasih atas pembelajaran yang saya dapat di pagi hari. Will be difficult to be perfect – no one is perfect, but at least we should try to do our best. Apalagi sebagai seorang pendidik, kita akan menjadi contoh bagi murid” kita – mau jadi contoh yang buruk kah untuk mereka?

Menjadi seorang pendidik di Preschool, deals with children almost everyday, it creates who I am. I have no choice but do my best. Mereka sangat peka dengan kondisi sekitar. Mereka pun akan mengevaluasi kita – dengan cara mereka sendiri. Tetapi satu hal – they will say it honestly, come from their pure heart. Mereka ga punya kepentingan sama sekali, memuji untuk mendapatkan nilai ekstra? Mengkritik untuk menjatuhkan? Apa kepentingan yang mereka miliki? They will say what they see, what they hear, what they feel..

Kesempurnaan hanyalah milik Sang Pencipta. Manusia hanya diminta untuk mengusahakan hal terbaik yang dapat dilakukan. Itu saja.

Malam ini, ada orang lain yang mengajarkan saya tentang kesungguhan dan makna akan waktu yang memang terlalu egois untuk berhenti sesaat. Terkadang kita terbutakan oleh kebiasaan – ah, bisa ko.. gampang.. Kadang terlupakan, ideas without realization will bring us no-where.. Cuma mikir, ngerencanain doank, tanpa realisasi – tetoott.. Ga akan ada yang terselesaikan..

Apalagi, when we try to cheat with the time, it will cheat on us also.. Pernahkah mengalami kejadian – ah gampang, bentar juga beres, taunya tiba” dapet kerjaan dadakan yang harus beres segera, atau tiba” printer ga jalan, atau tiba” lampu mati, atau tiba” laptop nge-hang, atau tiba” FD rusak bahkan kena virus.  Anything can happen. Respect the time, and it respect us back🙂

Yu ah, besok anak” sudah menanti untuk saya temani bermain air di kolam renang. Guru” menanti untuk evaluasi hariannya. Yayasan pun menanti untuk laporan perkembangan + progress sekolah. First thing first, just milk the moment..😉

Special note for Alan, only those who are stupid who replay the mistakes that they’ve done without any learning process on it. Every single second come to us, it brings something we must learn. And those who are learning first – will be clever first🙂.

Sept, 9 2012, 1:57am

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: