RSS

Monthly Archives: August 2012

Teaching Reading IS Rocket Science*

A capacity and taste of reading gives access

to whatever has already been discovered by others – Abraham Lincoln

Pertama kali dikasih tau dapet mata kuliah Reading Comprehension I, sempat syok – are you sure? Bayangan awal – lebih ke productive skills, speaking atau writing, eh –reading… Tapi ternyata, a thing was happened for a reason. Nyampe Bandung, banyak buka” buku tentang efektifitas Reading, hunting buku”nya Hernowo yang, wiw – dari Rumah Buku, BBC, Gramedia, sangat sulit ditemukan, tapi malah nemuin lebih banyak sumber yang – I do really need this, not only for my class, but also for myself!

“The Art of Reading, Mengapa 90% Buku yang Dibeli Tidak (Habis) Dibaca”, Ghuweee buangeeedd.. “Kisah Pembaca yang Menjadi Kolektor Buku”, Ghuweee buangeedd.. Jadi, dapet mata kuliah ini justru kesempatan untuk mengupgrage diri untuk kembali kecintaan kepada buku.

Masih segar di pikiran ketika usia 4 tahun masuk SD (anak bawang di kelas-nya ibu sendiri :p), beli Majalah Bobo itu sudah suatu keharusan, jarang beli yang baru – biasa beli yang 1000/3. Jadi saya sempet punya Bobo tahun 1990 yang harganya 800 perak,wiw.. Syarat mau disunat saat itu pun, harus langganan Majalah Bobo – masa lalu yang indah..

Sekarang, sebelum tidur,kalo ga baca dulu – susah.. Kebiasaan buruk, baca sambil tidur – seolah kalau ga sambil tiduran, ga bakal masuk” *di rumah ga dimarahin, soalnya Ibu juga kalo baca hobinya sambil tiduran :p .. Bahkan sempat dulu mempercayai, kalo mau ujian – bukunya disimpen di bawah bantal, biar meresap ke otak *dasar anak kecil :p

I love reading, and maybe this is His plan for me to reinventing my love to read a lot again.

Hari ini, diskusi banyak dengan Ibu Diany, Kepala UPT Perpus UNSAP, seolah menemukan sparing partner – jadi semakin semangat 45! Yang tadinya masih bingung, mau diapain nih kelas Reading, taunya banyak pencerahan dari Beliau.

Ada apa di kelas Reading bersama saya? Pokonya, tunggu tanggal mainnya 😀

(tempat kerja saya dulu di Kanayakan, rumah Profesor Raka 😀 )

Aug, 31 2012, 11:06 pm

*kutipan dari Louisa Moats 🙂

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on August 31, 2012 in Flame of Campus, Flame of Thought

 

Tags: , , ,

This is Me, Then?

Ga bakal bahas album J.Lo. ko, tenang.. Just wondering myself – 5 posts, no introduction?, ups..

Ok, lets make a brief..

My full name is Asep Gunawan, but when I was 2 years old, since I was sick – and in Javanese culture, it could be caused by the ‘inappropriate name’, so my luvly mom gave Taufik Jamaludin as my second name. That’s why I’ve been called Opik 🙂 * I didn’t make it by myself  :p Read the rest of this entry »

 
4 Comments

Posted by on August 30, 2012 in Flame of Family, Flame of Thought

 

Tags: , ,

7 of 8

Try not to become a man of success, but rather try to become a man of value – Albert Einstein

“mr, makasih banyak dasinya,

saksi bisu yang menemani ketidaklulusan 7 anak dari 8 orang yang sidang kemarin di Subang”

wiw..

Teman satu kosan saya yang satu ini memang terkenal super duper killer-nya.. ga aneh ketika sidang banyak yang ga lulus, wong ketika perkuliahan aja, dapet A itu mukzizat, dapet C sujud syukur, D & E bertebaran dimana-mana. Prinsipnya, kalau memang layak, kenapa ga dikasih A, tapi kalau memang belum mengerti, yaaa dikasih kesempatan untuk mengulang dan belajar kembali di semester selanjutnya kan lebih baik.. wiw.. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on August 30, 2012 in Flame of Campus, Flame of Thought

 

Tags: ,

Pure and Simple ;)

Bukan lagunya HearSay yang sempet nge-pop di tahun 2001 sebagai one hit wonder pemenang PopStar UK, just a share about today’s experience :).

Today was 1st day at school. Really missed them all, with their laugh, their hugs, their smiles :).

Banyak yang mempertanyakan, ko mau”nya ngurus anak kecil? Pengalaman, ketika mengajar SMP ataupun SMA, bahkan kuliah, beberapa masih menggunakan topengnya untuk bersikap manis di depan, namun di belakang entahlah.. They will say things which make me happy, but I don’t know it is good or bad for myself. Penilaian anak SMP, SMA, kuliah kebanyakan sudah terkontiminasi dengan berbagai kepentingan, ketika sebuah kebijakan dilakukan dan diperkenalkan, mereka akan bertindak sebagaimana ‘kebanyakan orang melakukannya’. Ketika mostly agree, they will agree, when mostly no, so they will. But I do believe not all of them, several still have their pure hearts :).

Namun ketika bertemu anak-anak, kepentingan apa yang mereka miliki? Justru bergabung dengan dunia anak, mereka lah guru bagi saya. Saya yang jauh banyak belajar dari mereka dibanding apa yang dapat saya berikan bagi mereka. Anak-anak, dengan kepolosannya, celotehan kecil yang dilakukannya memberikan pembelajaran yang jujur, yang mungkin orang dewasa tidak berani mengatakannya.

Hari ini…

“takut belajar sama Mr. Opik soalnya Mr. Opiknya suka marah”

Memori ini pun lari ke beberapa masa ke belakang, ketika ada beberapa guru yang berhalangan masuk, beberapa pekerja sekolah berhalangan hadir, cukup banyak deadlines yang tertunda, untuk “segera” menertibkan situasi, saya ajak mereka untuk duduk melingkar dan berbicara dengan nada datar tanpa ekspresi (ini pun membutuhkan usaha ekstra untuk dapat menahan amarah). Nada datar yang selama ini belum pernah mereka temukan sebelumnya disampaikan oleh seorang Mr. Opik. Dan ternyata hal ini yang harus saya bayar, membangun kembali kepercayaan yang sedikit ‘terkontiminasi’ oleh nila setitik karena tidak dapat me-manage emosi.

Seorang kakak pernah bilang, “Pik, kamu belum siap dibenci sama anak, dan pun itu kebawa di kampus”. Hoho.. Iya sih.. Saya ga bisa dibenci oleh anak” Preschool saya, karena mereka dunia saya.. :).

Lalu, kalau memang sudah menyadari kepolosan+kejujuran aga sulit didapatkan di kampus, kenapa mau jadi dosen? Awalnya ga kepikiran sama sekali jadi dosen, berhubungan bersama orang” yang sudah dewasa, bahkan ada beberapa yang jauh lebih dewasa (secara usia :p), wuiii…Namun ternyata ada dunia baru di sini. Tuntutan lebih kepada diri saya sendiri untuk lebih banyak membaca, untuk lebih banyak belajar,  untuk lebih memiliki kualitas diri. Apalagi ketika ada sebuah sebuah bekalyang dapat di-sharing bersama mereka, beberapa prinsip hidup yang dapat dijadikan bekal sebelum mereka bertemu dengan dunia kerja sebenarnya yang ‘sedikit’ kejam, dan tentunya – kebahagiaan yang dapat diraih ketika apa yang sudah optimal kita coba sampaikan memang bermakna bagi mereka.. Dan ternyata proses ini sangat menyenangkan :).

So, here I am, someone who loves learning… 🙂

This slideshow requires JavaScript.

aug, 29 2012, 10:15 pm

 
Leave a comment

Posted by on August 29, 2012 in Flame of Mentari, Flame of Thought

 

Tags: , ,

Proud of You :’D

little sounds on my head are dancing silentny…

but above all, really proud of all of you – That’s it 🙂

Welcome to the jungle of the real world… 🙂

saya peduli kepada kalian sebagai seseorang, dan saya akan melakukan apapun yg saya bisa untuk membantu kalian meraih sukses – sekarang atau sepuluh tahun kemudian.. – m.b.kaiser..

for my beloved (x) students who are just graduated, be the best in your time 🙂

aug, 29 2012, 12:38 am

This slideshow requires JavaScript.

 
Leave a comment

Posted by on August 29, 2012 in Flame of Campus

 

Tags:

General Mistakes in Writing Final Paper..

I heard it said, that people come into our life for a reason, bringing something we must learn..

– For Good, Rachel+Kurt.. *lupa original versionnya siapa :p

Today, I had no expectation that I will learn a very great experience, scratch the final papers 😀 It was a huge opportunity for me, since we’re learning from the mistakes, right?
It was started just by a sentence, “is it something that I can help?

hasil 7 jam nulis :D

Kalo ditulis ulang semuanya kebanyakan, hehe.. + yang personal notes untuk tiap paper tidak dipublikasikan 🙂

Thanks to Wafi+Dindaku yang bantu diskusi, Didit+Farli yang bantu nemenin di kosan+ngasih makan+minum, embahku sayang yang tetep ngasih supportnya selama proses 7.5 jam editing ini berlangsung,

dan tentunya, huge thanks for my big sista’, someone who teach me, learning is fun 🙂

Dedicated to Ms. Diah Gusrayani, S.Pd., M.Pd., my big sista’, my true teacher 😀

aug, 28 2012, 2:12am

 
Leave a comment

Posted by on August 27, 2012 in Flame of Campus, Flame of Thought

 

Tags: ,

Kehidupan Tidak Pernah Berakhir…

“Animals are my friends, and I don’t eat my friends.”- pemain bola yg lupa namanya..

“We love animals, why we should call some of them ‘pets’ and others ‘dinner’?”- k.d. Lang

Dua quotes yg cukup menggelitik. Ditemukan tidak sengaja di sebuah rumah makan dengan setting yang cukup ‘wah’ namun full campaign of ‘be vegetarian!’

Dengan iklan – 4 sayur+nasi 6000, tentu cukup menarik perhatian, khususnya kami-kami yg menjadikan ‘irit’ sebagai jargon 🙂 ketika pertama kali masuk, quite shock and questioning, why there are so many television showing ‘vegetarian campaign’? Besides, most of them are chinese * I don’t mean become racist here, but the fact quite.. makes me wonder..

We should make a line, lalu kita akan disambut oleh beberapa gadis pramusaji yang menawarkan, mau makan apa saja? Konsepnya mungkin ga jauh beda sama warteg, there are several kinds of food we can choose, then they will pick and count it.  Another thing which surprised me at that time, pramusajinya pake seragam + selempang dengan kampanye ‘be vegetarian’, wow.. And, there is a sign written  “Tanpa MSG, Tanpa Bawang, Tanpa Santan – Semua Sayuran Dicuci Dengan Air Garam Supaya Pestisidanya Berkurang”, they are really serious on it, for sure..

Then we sat on a white chair-a white table, with a very amazing decoration 🙂 Quotes are everywhere.. Pictures of several people who are vegetarian, and the moon and stars are hanging on the wall.. Gonna be one of my favorite places for lunch or dinner I guess 😀

Then, I was thinking.. What am I looking for from meat? Yeah they are delicious but others can be delicious also. So, I decided. I will try to be a half vegan. Why should be a half? Ikan + Cumi bikinan my mom masih belum ada yang ngalahin :p

So, welcome to, “Kehidupan Tidak Pernah Berakhir”. Perdon me? Yup, the name of the place is “Rumah Makan Kehidupan Tidak Pernah Kembali”, a little bit awkward as a name of a restaurant, but maybe it’s the plus point 😀 so, wanna try to feel the atmosphere of vegan’s world, please taste the moment at Jalan Padjajaran No. 63 Bandung 😉

This slideshow requires JavaScript.

aug, 27 2012, 1.13 am

 
1 Comment

Posted by on August 26, 2012 in Flame of Place